Qurrota A’yun Gelar Parenting Akbar 2023
PONOROGO (10/01/2023) – Melanjutkan komitmennya untuk menguatkan pendidikan keluarga, Yayasan Qurrota A’yun Ponorogo pada Sabtu 7 Januari 2023 menggelar Parenting Akbar bertema “Orang Tua Kompak: Anak Hebat, Keluarga Selamat”. Kegiatan yang dirangkai dengan Penerimaan Raport seluruh lembaga di bawah naungan Qurrota A’yun ini dilaksanakan di Expotorium Unmuh. Hadir dalam agenda tahunan tersebut 1.000 orang wali murid IBS (Islamic Baby School), SDIT, MI, SMPIT, dan juga PPTQ (Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an) Qurrota A’yun.
Sebelum acara dimulai, hadirin disuguhi penampilan anak-anak QA Voice, grup vokal yang terdiri dari murid-murid SDIT, MI, dan SMPIT. Mereka mempersembahkan lagu-lagu keluarga seperti “Ibuku Cantik”, “Tiba-tiba”, “Andaikan Aku Punya Sayap”, dan “Seperti Cemara”.
Pada Seremonial Pembukaan, Ketua Yayasan Qurrota A’yun Ponorogo, H. Akhmad Marsudin, M.Si., menegaskan kembali komitmen Qurrota A’yun untuk memfasilitasi pendidikan keluarga, mulai dari Parenting, Sekolah Ayah-Ibu (SAI), juga program BPI (Bina Pribadi Islami). “Kami menyadari bahwa pendidikan dan pengasuhan terbaik harus dibangun di atas sinergi antara lembaga pendidikan dan keluarga. Semoga momentum hari ini menjadi sarana penguatan visi kita bersama untuk berkontribusi membangun negeri yang kita cintai lewat pendidikan. Mari kita samakan visi besar untuk menjadikan anak-anak kita generasi penyejuk mata dan akhirnya menjadi pemimpin bagi orang-orang bertaqwa,” tutur ayah 4 anak ini dengan bersemangat.
Hadir memberikan Sambutan Pembukaan adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Drs. Nurhadi Hanuri, MM. “Qurrota A’yun telah memberikan kontribusi yang besar dan warna-warna kebaikan kepada pendidikan di Ponorogo dan sekitarnya. Wali muridnya ada seribu lebih. Silahkan dikembangkan potensi ini menjadi jaringan kebaikan yang lebih luas dan beragam. Program ekonomi, misalnya, juga program sosial. Potensi yang besar, didukung oleh konsep yang kuat, saya yakin akan menguatkan Qurrota A’yun untuk menjadi lembaga pendidikan terbaik di Ponorogo”, ujar beliau yang memiliki latar belakang karir sebagai Kepala Sekolah beberapa SMA Negeri di Ponorogo ini.
Diselingi persembahan lagu “Ayahku Pejuang” dan “Laskar Pelangi” oleh QA Voice, acara berikutnya adalah Parenting yang menghadirkan narasumber ‘wondercouple’ Ustadz Hatta Syamsuddin, LC., MH. beserta istrinya, Ustadzah Rabiah Al Adawiyah, SH. dari Solo. Pasangan yang dikaruniai 6 orang putra-putri ini dengan gaya yang sangat memikat menyampaikan pengingat kepada para peserta Parenting.
“Ayah dan Bunda, kita sebagai orang tua seringkali menjadikan anak-anak kita sebagai korban. Kita belum bisa membereskan diri sendiri, plus kita belum bisa memastikan kesiapan kita menjadi ibu atau ayah. Saya 5 tahun lalu membuka SIMAK, Sekolah Istri dan Emak, dan saya menemukan banyak perempuan mengaku siap menikah tetapi belum siap menjadi ibu. PR berikutnya adalah berkomunikasi dan berkolaborasi dengan suami atau istri, termasuk membangun mindset yang jelas untuk kita terapkan dalam pengasuhan anak-anak kita,” ungkap Ustadzah Vida, demikian perempuan alumni FH UNS ini biasa dipanggil
Ustadz Hatta melanjutkan Parenting dengan menyampaikan “Penguatan Peran Keayahan dalam Pengasuhan”. Menurut beliau, PR kebanyakan ayah di Indonesia adalah kurang dekat dengan anak-anak, terutama anak perempuan. Beliau kemudian mencontohkan ilustrasi bagaimana ketika putrinya yang duduk di SMP pulang sekolah dan menangis, karena ‘patah hati’ ketika tahu pustakawan sekolah yang dikaguminya menikah.
Para peserta Parenting dengan antusias merespon paparan narasumber dengan pertanyaan dan konsultasi. Bunda Zulfiana, wali murid SMPIT, menanyakan tentang dualisme disiplin, ketika Sang Ibu menghukum anak sedangkan Sang Ayah cenderung membela anak. Ibu 3 putri ini juga bertanya tentang tips membuat suami lebih ‘ngeh’ dengan keinginan istri dan mau bersikap lebih romantis. Kemudian Ayah Hariyanto menanyakan tentang seromantis apa Ustadz Hatta di mata Ustadzah Vida, serta meminta tips untuk lebih dekat dengan anak-anak perempuannya.
Pukul 11.20 WIB Parenting berakhir, dan para wali murid pun menuju tempat Penerimaan Raport yang tersebar di beberapa sayap gedung Expotorium Unmuh. Kegiatan yang dimeriahkan pula dengan bazaar yang diisi oleh murid dan wali murid ini berlangsung lancar, dan dapat diikuti oleh khalayak lewat akun-akun media sosial Yayasan Qurrota A’yun Ponorogo.